Belajar Selalu Mengikuti Perkembangan technology
Belajar dan berusaha - Tulisan kali ini saya ingin berbagi sedikit motivasi pada teman pembaca semua tentang kiat belajar dan berusaha.
Banyak dari kita pinginnya serba instan, sedang semua tidak ada yang tiba-tiba sukses perlu di mulai dari hal yang kecil terus berangsur-angsur besar.
Tentu semua banyak yang menyerah di tengah jalan sebelum sukses, lebih parahnya belum di coba sudah menyerah.
Sadar tidak sadar umum nya orang malas belajar untuk merintis sebuah usaha, yang ada banyak di antara kita cuman duduk melamun membayang kan dan berandai-andai saja tanpa ada niat untuk meraihnya.
Tidak jauh-jauh kadang di lingkungan kita pun banyak yang cuma itu dan itu saja yang di kerjakan, banyak di antara nya berfikir,"udah kerja untuk apa belajar yang lain"
Sudah saya pastikan sebagian orang begitu.
Terus apa yang bisa saya kerjakan yang lain tanpa saya punya keahlian?
Di sini lah maksud belajar dan berusaha. Di bawah sedikit masukan buat kita lebih semangat lagi untuk merubah cara berfikir sekaligus motivasi.
1. Belajar
Masarakat kita umunya sudah malas untuk belajar lagi untuk lebih maju.
Atau pun belajar merubah cara berfikir untuk mencoba hal-hal baru yang lebih menantang.
Tentunya lebih menghasilkan dari apa yang biasa di kerjakan sekarang.
Seperti tempo hari saya bicara sama teman,
"kita sudah memasuki era digital. Bagusnya mengikuti jaman buat meningkatkan daya saing"
tapi sungguh terkejut jawabannya.
"aku sudah bukan pelajar lagi, jadi tidak perlu belajar begituan lagi, otak saya sudah tidak mampu untuk memikir kan itu".
Ya mungkin benar apa yang teman saya katakan, masuk akal juga.
Bagimana pendapatnya para pembaca sekalian?
Sebenarnya teman saya ya belum tua, masih umur kepala 3. Bukan kah sebelum nya kita sama!
Pastinya sama-sama gaptek gak ngerti apa itu internet sama kroni-kroninya.
Lambat laun kita faham sendiri apa itu android, aplikasi juga istilah lainya yang ada di hp pintar sekarang.
Itu berkat apa?
Karena kita mau mempelari dan mau cari tahu apa itu kegunaan beserta fungsinya.
Terus apa sekarang yang jadi kendala untuk tidak mampu?
Kendalanya ya ada di kita sendiri mau belajar dan mencoba sesuatu yang baru apa tidak.
Bukan menyerah sebelum di pelajari dan kita coba.
Sekarang ini jamannya serba digital, kalau tidak bisa mengikuti ya kita ketinggalan.
Ruginya sudah pasti tidak bisa ikut berkembang seperti negara maju yang lebih dulu selalu update dan inovasi.
Setidaknya bisa mengikuti agar bisa lebih maju.
Masak kita selamanya hanya jadi penonton saja tidak bisa berkontribusi di dalamnya.
2. Berusaha
Sebenarnya kata ke 2 ini lebih panjang dan lebar makna nya, tapi saya kasih sedikit sudut pandang yang lebih di persempit saja.
Menurut saya berusaha untuk lebih maju itu hal wajib.
Ya wajib hukumnya.
Apa pun usaha yang saat ini di jalani tak selamanya bisa jadi tumpuan hidup selamanya.
Kalau kita gak elastis cepat membaur akan perubahan suasana apa lagi technologi.
Pastinya nanti kebingungan buat cari pekerjaan untuk sekedar bertahan hidup.
Contoh kecil saja sekarang dari petani, dulu untuk membajak sawah perlu mencangkul dengan tenaga manusia atau pun sapi/kerbau buat membajak sawah.
lain dulu lain sekarang yang di ganti serba mesin.
Dulu yang banyak pekerjaan hanya manual kini berubah zaman ganti serba mesin juga Digital.
Meski sekarang sudah ada yang di kerjakan dan sudah menghasilkan,
tidak ada salahnya untuk tetap berusaha mencoba pekerjaan yang baru, tentu lebih prospek ke depan.
Semua perubahan baru tetep harus di pelajari asal positive,
tentu semua asal kita mau belajar dan berusaha untuk hasil kedepan.
Setidaknya berguna buat kita pribadi, lebih bagus lagi bila perubahan apa yang sudah di pelajari membawa dampak positive bagi lingkungan kita.
Di mana pun tidak ada namanya telat belajar apa lagi berusaha lebih maju.
Mereka yang lebih sukses duluan dari kita, karena mereka lebih dulu belajar menerapkan apa yang sudah di pelajari dan berusaha bangkit dari kegagalan.
Jangan bosan untuk selalu belajar dan berusaha, untuk menggapai mimpi meraih kesuksesan.
Banyak dari kita pinginnya serba instan, sedang semua tidak ada yang tiba-tiba sukses perlu di mulai dari hal yang kecil terus berangsur-angsur besar.
Tentu semua banyak yang menyerah di tengah jalan sebelum sukses, lebih parahnya belum di coba sudah menyerah.
Sadar tidak sadar umum nya orang malas belajar untuk merintis sebuah usaha, yang ada banyak di antara kita cuman duduk melamun membayang kan dan berandai-andai saja tanpa ada niat untuk meraihnya.
![]() |
| Orang yang sukses setelah menemuai 100 kegagalan Thom |
Sudah saya pastikan sebagian orang begitu.
Terus apa yang bisa saya kerjakan yang lain tanpa saya punya keahlian?
Di sini lah maksud belajar dan berusaha. Di bawah sedikit masukan buat kita lebih semangat lagi untuk merubah cara berfikir sekaligus motivasi.
1. Belajar
Masarakat kita umunya sudah malas untuk belajar lagi untuk lebih maju.
Atau pun belajar merubah cara berfikir untuk mencoba hal-hal baru yang lebih menantang.
Tentunya lebih menghasilkan dari apa yang biasa di kerjakan sekarang.
Seperti tempo hari saya bicara sama teman,
"kita sudah memasuki era digital. Bagusnya mengikuti jaman buat meningkatkan daya saing"
tapi sungguh terkejut jawabannya.
"aku sudah bukan pelajar lagi, jadi tidak perlu belajar begituan lagi, otak saya sudah tidak mampu untuk memikir kan itu".
Ya mungkin benar apa yang teman saya katakan, masuk akal juga.
Bagimana pendapatnya para pembaca sekalian?
Sebenarnya teman saya ya belum tua, masih umur kepala 3. Bukan kah sebelum nya kita sama!
Pastinya sama-sama gaptek gak ngerti apa itu internet sama kroni-kroninya.
Lambat laun kita faham sendiri apa itu android, aplikasi juga istilah lainya yang ada di hp pintar sekarang.
Itu berkat apa?
Karena kita mau mempelari dan mau cari tahu apa itu kegunaan beserta fungsinya.
Terus apa sekarang yang jadi kendala untuk tidak mampu?
Kendalanya ya ada di kita sendiri mau belajar dan mencoba sesuatu yang baru apa tidak.
Bukan menyerah sebelum di pelajari dan kita coba.
Sekarang ini jamannya serba digital, kalau tidak bisa mengikuti ya kita ketinggalan.
Ruginya sudah pasti tidak bisa ikut berkembang seperti negara maju yang lebih dulu selalu update dan inovasi.
Setidaknya bisa mengikuti agar bisa lebih maju.
Masak kita selamanya hanya jadi penonton saja tidak bisa berkontribusi di dalamnya.
2. Berusaha
Sebenarnya kata ke 2 ini lebih panjang dan lebar makna nya, tapi saya kasih sedikit sudut pandang yang lebih di persempit saja.
Menurut saya berusaha untuk lebih maju itu hal wajib.
Ya wajib hukumnya.
Apa pun usaha yang saat ini di jalani tak selamanya bisa jadi tumpuan hidup selamanya.
Kalau kita gak elastis cepat membaur akan perubahan suasana apa lagi technologi.
Pastinya nanti kebingungan buat cari pekerjaan untuk sekedar bertahan hidup.
Contoh kecil saja sekarang dari petani, dulu untuk membajak sawah perlu mencangkul dengan tenaga manusia atau pun sapi/kerbau buat membajak sawah.
lain dulu lain sekarang yang di ganti serba mesin.
Dulu yang banyak pekerjaan hanya manual kini berubah zaman ganti serba mesin juga Digital.
Meski sekarang sudah ada yang di kerjakan dan sudah menghasilkan,
tidak ada salahnya untuk tetap berusaha mencoba pekerjaan yang baru, tentu lebih prospek ke depan.
Semua perubahan baru tetep harus di pelajari asal positive,
tentu semua asal kita mau belajar dan berusaha untuk hasil kedepan.
Setidaknya berguna buat kita pribadi, lebih bagus lagi bila perubahan apa yang sudah di pelajari membawa dampak positive bagi lingkungan kita.
Di mana pun tidak ada namanya telat belajar apa lagi berusaha lebih maju.
Mereka yang lebih sukses duluan dari kita, karena mereka lebih dulu belajar menerapkan apa yang sudah di pelajari dan berusaha bangkit dari kegagalan.
Jangan bosan untuk selalu belajar dan berusaha, untuk menggapai mimpi meraih kesuksesan.

Comments
Post a Comment